Selasa, 10 Maret 2020

Sejarah Berdirinya Tapak Suci Sumatera Selatan Era 70 an



Bismillahirrahmanirrahim….

            Segala puji bagi Allah seru sekalian alam yang telah memberikan berbagai macam nikmat kepada kita, tertutama nikmat kesempatan dan nikmat kesehatan. Sehingga jejak tapak suci putera Muhammadiyah Sumatera Selatan dapat saya tulis sebagai salah satu syarat untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat pendekar tapak suci Sumatera Selatan yang diadakan tanggal 6 sd 7 oktober 2018 di Palembang. Sholawat teriring salam smoga tercurahkan pada junjungan kita nabi Muhammad Saw. Serta keluarga dan sahabat hingga akhir zaman.

            Berawal dari dua orang bersahabat bernama Drs. Tohlon Abdul Rauf seorang mubaligh Muhammadiyah, dan dosen fakultas ushuluddin IAIN Raden Fatah Palembang dan sahabatnya Drs. Hizbullah Rahman pendekar tapak suci, PNS dilingkungan Pekerjaan Umum (Departemen PU) Sumatera Selatan.  Mereka berdua berniat untuk merintis berdirinya tapak suci Sumatera Selatan  sebagai sarana  untuk membina generasi muda Muhammadiyah pada khususnya dan generasi muda Sumatera Selatan pada umumnya, agar memiliki ketangkasan jasmani dan ketinggian rohani.

            Niat baik tersebut kemudian mereka konsultasikan dengan pimpinan Muhammadiyah wilayah (PMW) Profinsi Sumatera Selatan Buya Rasid Thalib. Dan setelah mendapat persetujuan PMW, maka dibentuklah formatur dengan komposisi sebagai berikut:

Ketua              : Drs. Tohlon Abd Rauf
Anggota          : Drs. Hizbullah Rahman
A.     Ghafar Guna
Sanusi Ahmad
Dasril munir tanjung

Untuk kemudian di usulkan kepada Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Jogjakarta.
           
Sembari menunggu Surat Keputusan Pimpinan Pusat Tapak Suci di Jogjakarta, maka pada Bulan Januari 1971 mulai dilakukan kegiatan latihan beladiri tapak suci angkatan pertama bertempat di  komplek sekolah muhammadiyah Balayudha km 4,5 palembang latihan diadakan 2 kali sepekan di mulai ahad sore di mulai jam 14.00 samapai dengan 17.30 wib Materi beladiri tapak suci dan ketapak sucian di latih langsung oleh Pendekar Drs. Hisbullah Rahman dan Asisten Pelatih Dasril Munir Tanjung. Sedangkan pada rabu malam di Jl .Kolonel Atmo no. 37 palembang (Gaya Baru Sekarang) di laksanakan mulai bada isya sampai jam 11 wib. Di awali dengan latihan beladiri oleh pendekar Hisbullah rahman di lanjutkan dengan Materi Pengetahuan agama islam dan kemuhamadiyaan di sampaikan oleh guru rohani Drs. Tohlon Abd rauf dan A. Gafar Guna.

            Adapun Siswa yang ikut Latihan di angkatan pertama ini jumlah nya ada  30 orang namun yang aktif dapat menyelesaikan ujian kenaikan tingkat hanya beberapa orang saja.
untuk tingkat dewasa :
1.      Tohlon Abd Rauf
2.      A. Gafar Guna
3.      Sanusi Ahmad

Sedangkan untuk tingkat Remaja:
1.      Sahlanuddin Zy
2.      Norman Bahdi
3.      Firdaus
4.      Erman Bakar
5.      M.Najib
6.      Rusli Abdul Latif

            Pada bulan Februari 1972 turunlah SK Pimpinan Pusat Tapak Suci Putra Muhammadiyah tentang kepengurusan Tapak Suci Komisariat Wilayah Propinsi Sumatera Selatan priode1970  S/d  1975 nomor: 008/II/1972 tanggal 11 Muharram 1392 / 26 Februari 1972 (ARSIP SK telah diserahkan dengan PimpinanTapak Suci Wil III Sum Sel). Dengan telah resmi berdirinya Tapak Suci Sumatera Selatan maka pada bulan februari itu juga langsung di umumkan kepada masyarakat kota Palembang khususnya, bahwa Tapak Suci Kom Wil Sumatera Selatan mulai menerima siswa baru untuk angkatan kedua dan pada tahun ini juga dibuka pendaftaran untuk Tapak Suci Puteri.

            Pendaftaran ditutup dengan jumlah calon siswa sebanyak 300 orang untuk Tingkat remaja dan dewasa, sedangkan pendaftar untuk calon siswa Tapak Suci Puteri hanya 15 orang yang mendaftar. Untuk menjadi siswa Tapak Suci harus melalui dua tahapan yaitu tes tertulis mengenai pengetahuan Agama Islam dan Kemuhammadiyaan dan tes pisik tentang pengetahuan umum seni bela diri.     Masa pendidikan untuk tingkat teratai coklat I selama 6 bulan setelah itu diadakan ujian kenaikan tingkat.

            Pada ujian kenaikan tingkat angkatan kedua yang dilaksanakan pada bulan juni 1972 siswa yang lulus ketingkat berikutnya hanya ada beberapa orang saja diantaranya ;
 1. Nizam makmun 2. Syafrudin 3. Supriyadi 4. Wasis Pujianto 5.Nasrul  6. Amir Syarifudin       7. Bastari  8. Arisman 9. Bakrizon. Sedangkan siswi Tapak Suci Puteri yang lulus ujian kenaikan tingkat adalah  1.Roihan Fauzi 2. Siti Musliha Fauzi 3. Siti Aisyah 4. Namilah AR 5. Roslaini Hanafiah  6. Nurlelah  7. Dian Mujib dan 8.Sulastri.

Bulan Juni 1972 penerimaan siswa baru angkatan ketiga siswa dididik selama 6 bulan  dengan materi yang sama  dengan siswa siswa sebelumnya yaitu  Ilmu Bela Diri Tapak Suci yang dilatih oleh Ass Pelatih Dasril Munir Tanjung dibantu oleh Pembantu Ass Pelatih Sahlanuddin di bawah pengawasan Ketua Dewan Pelatih Pendekar Hisbullah Rahman, Setelah melalui pendidikan dan latihan selama 6 bulan  maka pada bulan Desember 1972 diadakan ujian kenaikan tingkat untuk setiap angkatan dan tingkatan. Adapun siswa yang mendapat predikat lulus terbaik dan berhak untuk ikut kejenjang berikutnya priode angkatan ke 3 ini diantaranya 1.Surdi Thahir   2.Subairi HM   3.Abi Sujai Said   4.Khairil Anuar   5.Thobari Muad , dll.

Ada beberapa kegiatan Tapak Suci Kom. Wil Sumatera Selatan sepanjang tahun 1972 diantaranya :
1.  Atraksi Seni Bela Diri Tapak Suci  oleh siswa siswa Tapak Suci dipimpin oleh  oleh Sahlanuddin siswa angkatan pertama dibawah pengawasan Pelatih  Hisbullah Rahman pada pembukaan Musywil Muhammadiyah  Sumatera Selatan di komplek Muhammadiyah  Bala Yuda Palembang.
2.  Menghadiri  undangan  pimpinan Muhammadiyah  Cabang  Buay Madang  Belitang OKU dalam rangka sosialisasi Seni Bela Diri Tapak Suci dihadiri oleh Ketua Kom Wil Thohlon Abd Rauf, Ketua Dewan Pelatih Pendekar Drs Hisbullah Rahman dan siswa angkt. pertama Sahlanuddin bertempat di sekolah Muhammadiyah Buay Madang.
3.  Peresmian Tapak Suci Cabang Plaju setelah Bela Diri KARATE binaan Zulkipli Munzir di SMPMuhammadiyah  bergabung dengan Perguruan Seni Bela Diri Tapak Suci Sum Sel.
4.  Muhammadiyah Bala Yuda kembali lagi ke Jl Kol Atmo dilaksanakan di setiap kali latihan Maraton 9 km mulai dari Pusat kegiatan latihan Jl Kol Atmo ( Gaya Baru ) ke Komplek  .
5.   Uji Nyali yaitu  dengan kewajiban  untuk mengambil sabuk sendiri yang diletakkan di atas batu nisan pada waktu tengah malam dan dijaga oleh pesilat pesilat dari perguruan lain dan harus direbut  dengan cara bertarung  satu lawan satu  bertempat di Pekuburan Kamboja Palembang dalam rangka ujian kenaikan tingkat.
 6.  Penerimaan siswa Angkatan ke empat.

Akhir desember 1972  tes masuk angkatan ke empat mulai aktip latihan awal Januari 1973 lama pendidikan 6 bulan kegiatan latihan 2 kali sepekan yaitu hari Ahad sore dan Rabu malam. untuk angkatan 1 dan II dilatih langsung oleh Ketua Dewan Pelatih Pendekar Hisbullah Rahman sedangkan untuk angkatan ke III dan IV dilatih oleh  Ass. Pelatih Dasril Munir Tanjung dibantu oleh Pembantu ass. Pelatih Sahlanuddin di bawah pengawasan Ketua Pelatih Pendekar Hisbullah Rahman. Pada Juni 1973 diadakan ujian kenaikan tingkat khusus angkatan ke empat, hasil akhir diperoleh siswa siswa yang lulus dengan predikat sangat baik diantaranya :
1. Efendi Masanang 2. Ahmad Umar 3. Mensatria 4. M.Akib 5. Mansyur Ahmad 6. Samijan 7. Helmi Yoga 8. Asmudin 9. Manan  10. Nasrun  11. Amin Zulkarnain.

Akhir Juni 1973 penerimaaan dan tes masuk angkatan kelima, tanggung jawab untuk melatih siswa- siswa angkatan ke IV dan angkatan ke V pada tahun ini di tugaskan sepenuhnya kepada Pembantu Ass. Pelatih Sahlanuddin di bawah pengawasan Ketua Dewan Pelatih Perndekar Hisbulla h Rahman karena Ass. Pelatih Dasril Munir Tanjung tidak tidak bisa aktip karena sedang sibuk menyelesaikan Karya Tulis untuk Ujian Sarjana Mudanya di IAIN Rd Fatah PalembangAwal Desember 1973 ujian kenaikan tingkat siswa angkatann kelima, diantara siswa siswa yang lulus terbaik angkatan kelima antara lain 1. Tanzilul Huda 2. Salman Al Farisi 3. Budiman  4. Alimin  5. Faizal Kamil   6.  Wal Hakim   7. Asbun. 8 Zainudin dan 9 Herman 10. Fachrudin

Kegiatan kegiatan Kom Wil Tapak Suci Sumatera Selatan sepanjang tahun 1973 antara lain :

1. Training center ( TC) bagi siswa yang ditunjuk sebagai utusan Tapak Suci pada  Kejuaraan Daerah (KEJURDA ) I IPSI Sumatera Selatan yang dibina langsung oleh Ketua Dewan Pelatih Pendekar Hisbullah Rahman bertempat di Pusat kegiatan Latihan Komplek Muhammadiyah /UNMU Jl Kol Atmo no 37 ( Gya Baru ) Palembang . Adapun kejuaraan yang akan di ikuti meliputi empat kelas yaitu kelas A B C dan D

2.  Kejuaraan Daerah IPSI Sumatera Selatan yang di ikuti oleh beberapa Perguruan Silat  Kota Palembang diantaranya PKPA, POPSRI, DEKAPASITA, CIMANDE, RAJAWALI PUTIH dan TAPAK SUCI yang diselenggarakan di Srwijaya Fair Kampus. yang dimenangkan oleh Perguruan Tapak Suci sebagai Juara Umum dan berhak untuk ikut PON VII di Jakarta mewakili Sumatera selatan.

Pada tahun 1974 Tapak Suci semakin maju dan berkembang.  Di awal awal tahun ini  kegiatan latihan  hampir tidak ada masalah karena masih ada Pendekar Hisbullah Rahman sebagai pembimbing pengayom dan Pembina khususnya dibidang ke Ilmuan Tapak Suci. Namun Pada pertengahan tahun 1974 beliau pindah tugas ke Jakarta maka untuk melanjutkan pendidikan dan pelatihan khususnya dibidang bela diiri dan ketapak sucian Pimpinan Tapak Suci Komisariat Wilayah Sumatera Selatan menunjuk Sahlanuddin Sebagai Pelatih dibantu oleh siswa angkt. pertama dan kedua seperti Norman Bahdi, M Najib, Firdaus, Nizamudin Makmun Syafrudin dll.

            Dengan semakin maju dan berkembangnya Tapak Suci maka di akhir tahu 1974 ini dibentuklah cabang –cabang untuk Kota Madya Palembang
yang sebelumnya baru ada satu cabang yaitu cabang Plaju yang dibina oleh pelatih Zulkipli Munzir. Cabang baru yang di bentuk yaitu Cabang ¾ Ulu dengan Ketua Pengurus Norman Bahdi sekretaris Isa Dencik dan Pelatih Norman Bahdi, Supriyadi dan Harisman. Kemudian Cabang Bukit Kecil Ketua merangkap pelatih Erman Chan. Cabang Lemabang  Ketua…..?? pelatih Rusbi dan Asmudin. kemudian Cabang Sungai Batang  Ketua…...??? Pelatih Moh Nur. Selain membentuk cabang dalam Kodya Palembang Pimpinan Kom Wil Sumatera Selatan  membentuk Komda Komda dalam Wilayah Sumatera Selatan antara lain ;
1. Komisariat Daerah ( Komda ) Kodya Palembang dengan Ketua Syamsir Pasih dan sekretaris Drs Karim Syamsuri.
2. Komisariat  Daerah ( Komda ) Kab. Lahat dengan Ketua Muzakkir dan sekretaris Hamdi Arsal.
3. Komisariat Daerah (Komda) Muara Enim dengan Ketua Tolha ansyori  Sekertaris....
4. Komisariat Daerah ( Komda ) Kab. OKU Ketua Drs. Ali Akias Sekretaris …..????
5. Cabang Pagar Alam Ketua Hambali sekretaris……????
6. Cabang Sirah Pulau Padang OKI  Pelatih  Surdi Thahir ( Ass Pelatih dari Wilayah angkt ke 3 ) beliau sekarang tinggal di Kota Kayu Agug.
7. Cabang Sirah Sekayu (Muba) Pelatih Nizam makmun (ass.pelatihdari wilayah angky-2) bersama Amir syarifudin.

Pembentukan Komda Komda dan cabang cabang dipimpin oleh Ketua pengurus Wilayah Thohlon Abd Rauf didampingi oleh Pelatih Wilayah Sahlanuddin  dibantu oleh Team penguji dari Wilayah Nizam Makmun, Efendi Masanang, syafrudin, Salman Al Farisi dll.

Di penghujung tahun 1974 tepatnya tanggal 08 desember 1974 kegiatan Long March yang melibatkan Tapak Suci Kabupaten/Kota Se Sumatera Selatan yang diawali terlebih dahulu di Alun alun Kota Pagar Alam dilanjutkan dengan Atraksi Bela Diri Tapak Suci oleh Pelatih Wilayah Sahlanuddin dkk di komplek Sekolah Muhammadiyah Pagar Alam dan pada sore harinya dilanjutkan dengan long march Jalan kaki  45 Km dari Pagar Alam ke Tanjung Tebat Lahat.

Untuk menunjang kegiatan pelatihan di Komda dan Cabang cabang dalam rangka mencetak calon calon pelatih di daerah maka didatangkan pelatih dari Wilayah yang jadwal latihannya di atur oleh Pimp.Tapak Suci Kom Wil Sum Sel.

Pada tahun 1975 pembentukan Ranting baru yaitu ranting Semuntul, dalam rangka pembentukan ranting baru ini diadakan sosialisasi dan Atraksi Bela Diri Tapak Suci  oleh adik-adik siswa Tapak Suci dipimpin oleh Pelatih Wilayah Sahlanuddin di desa Srijaya 4 km dari desa Semuntul dilanjutkan dengan Ceramah Agama Oleh Thohlon Abd Rauf dan A. Gafar Guna,

pada esok harinya dilanjutkan dengan peresmian Ranting Semuntul dilanjutkan dengan Latihan perdana Angkatan pertama Ranting Semuntul diantara Pengurus dan juga ikut latihan antara lain Marzuki, Juni,Kudus dll. Untuk Pelatih Ranting Semuntul ini Pimp Wil menunjuk Surdi Tahir sebagai Ass.Pelatih.

ambaliuHHHSekrTanjubg Twba            Ada beberapa even besar yang diselenggarakan oleh Pim Kom Wil Tapak Suci Sum Sel sepanjang tahun 1975 diantaranya :
1.      Long March 35 Km Martapura s/d Batu Raja naik kereta dari Batu Raja ke  Martapura jalan kaki Martapura Batu Raja melibatkan Siswa Tapak Suci Se Sum Selatan.

2.      LKPTS ke I di pusatkan di desa Semuntul diikuti oleh siswa siswa Tapak Suci dari Komda dan cabang-cabang se Sumatera Selatan, Diantara pesertanya adalah Syafruddin (Icap ) siswa angkatan pertama cabang ¾ Ulu Palembang yang kini menjabat sebagai Ketua PIM WIL III Tapak Suci Sumatera  Selatan, dari wilaayah ada Supriyadi, Mansyur,M Akiib, Ahmad Umar Helmi Yoga dll.

3.      Mengirim official dan pesilat dalam Kejuaraan Nasional Tapak Suci di Malang  Jawa Timur,diantara pesilat yang dikirim 1.Sahlanuddin 2.Supriyadi 3.Efendi Masanamg 4.Tanzilul Huda 5.Hambali sedangkan untuk seni kelas anak-anak Asbun dan Faizal Kamil. Rombongan dipimpin oleh Ketua Kom Wil Ts Sum Sel Thohlon Abd Rauf dan opicial  A.Gafar Guna, Zulkifli’Munzir

Pada tahun 1976 untuk pertama kali Tapak Suci Komisariat Wilayah Sumatera Selatan mengadakan Kejuaraan Daerah yang di ikuti oleh Komda Sumatera Selatan yang di selenggarakan pada bulan Mei 1976 bertempat di Komplek Muhammadiyah. Keluar sebagai Juara umum I Tapak Suci Kodya Palembang Juara umum II Tapak Suci Cabang Pagar Alam dan Juara umum III Tapak Suci Ogan Komering Ulu,

Usai pelaksanaan Kejuaraan daerah. Ketua Tapak Suci Komwil Sumsel Drs. Thohlon  Abd. Rauf dan Pelatih Wilayah Sahlanuddin berangkat ke kabupaten Bangka dan Kabupaten Belitung dalam rangka pembentukkan Komda Tapak suci di kedua kabupaten tersebut. Di kodya Pangkal Pinang menemui seorang Tokoh muhammadiyah di daerah Kacang Pedang utuk menentukan pembentukan Komda Tapak Suci di Kodya Pangkal Pinang. Untuk di Sungai Liat Kabupaten Bangka menemui Bapak Syahdan Amin seorang tokoh Muhammadiyah di Kabupaten tersebut membicarakan hal yang sama tentang pendirian Komda Tapak suci disana.

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan ke Tanjung Pandan Kabupaten Belitung menemui bapak Zulkurnain Kep. Sekolah SMP Muhammadiya di Air Saga Tanjung Pandan,dan disini sudah siap dengan siswanya dan telah diadakan latihan perdana. Selain kegiatan di di SMP Air Saga ada juga kegiatan dakwah /ceramah Agama di Muhammadiyah Ranting Air Seruk oleh Drs Thohlon Abd Rauf dan sosialisasi Bela Diri Tapak Suci oleh Sahlanuddin. Dengan di dampingi oleh Bapak Zulkurnain dari Muhammadiyah Belitung dakwah Islam di lanjutkan ke Kecamatan Gantung bertempat di SMPMuhammadiyah Gantung, selesai Ceramah oleh Thohlon Abd Rauf dilanjutkan dengan atraksi bela diri Tapak Suci oleh Pelatih Wilayah Sahlanuddin. semua kegiatan baik diKabupaten Bangka dan Kabupaten Belitung berjalan lancar tanpa ada halangan dan rintangan.

Beberapa bulan kemudian sekembalinya dari Kabupaten Bangka dan Kabupaten Belitung Tapak Suci Kom Wil Sumatera Selatan akan mengadakan LKPTS ke II yang akan dilaksanakan di Batu Rancing Tanjung Sakti Pagar Alam kegiatan ini dilaksankan awal agustus 1976 diantara peserta yang ikut dalam kegiatan LKPTS tersebut dari Wilayah antara lain  M.Akib, Helmi Yoga, Mensatria, Samijan, Mansyur dan Marzuki  dari Ranting Semuntul.

Sepulangnya dari LKPTS Bukit Rancing Tanjung Sakti. Beberapa pekan kemudian terjadilah fitnah besar itu  beberapa orang Pengurus Tapak Suci ditangkap dan ditahan dan tidak jelas apa kesalahan mereka dan keluar tanpa proses Pengadilan. Pada masa itu suasana menjadi tidak kondusip kegiatan latihan menjadi vakum. Sebetulnya kegiatan latihan bisa dilanjutkan oleh kader kader LKPTS namun masa itu ada rasa takut karena setiap kegiatan selalu diawasi oleh fihak keamanan inilah yang kemudian membuat anggota Tapak Suci menjadi terpisah pisah.
 Demikianlah secuil jejak Tapak Suci di era 70 an yang dapat saya sajikan tentu banyak kekurangan disana sini karena kisah ini di tulis setelah 40 th kemudian. Nasrum minallahi Wafathun Qarib.

Sumber :  Muara Enim, 4 Desember 2019
                 Drs. Sahlanuddin,Zy. P.Ka